Serpong, Tangerang, Banten, yang menjadi pusat pertumbuhan baru di barat Jakarta terus digelontor produk-produk properti baru. Rumah, apartemen, property lifestyle, dan area komersial terus dibangun kendati tidak seramai beberapa tahun lalu. Paling baru Crystal 8, shouphouses atau ruko yang dikembangkan PT Alam Sutera Realty Tbk. di Alam Sutera (1.000 ha). Tidak seperti kawasan Gading Serpong yang rukonya dibangun masif, di Alam Sutera pengembangannya lebih terbatas.

Crystal 8 yang lokasinya dekat downtown Alam Sutera dan area perkantoran terdiri 46 unit ruko. Bangunannya tiga lantai terdiri tipe standar dan hoek. Tipe standar dengan lebar 5 meter luas bangunannya 215 m2, tanah 80 m2. Sementara tipe hoek (255/96) lebar bangunannya 6 meter. Menurut staf pemasarannya, tipe standar (215/80) dibandrol Rp3,4 miliar, tipe hoek (255/96) Rp4 miliar. Itu belum termasuk PPnBM dan pajak-pajak lain, seperti BPHTB, dan biaya-biaya lain misalnya balik nama, AJB dsb.

“Prospeknya sangat menjanjikan karena shophouses ini dibangun di kawasan dengan potensi pasar massif. Di Alam Sutera ada sekitar 8.000 KK atau sekitar 32 ribu warga, ” kata Lilia Sukotjo, Direktur PT Alam Sutera Realty Tbk., kepada housing-estate.com di Serpong, Rabu (3/5).

Pembangunan shophouses itu untuk meladeni kebutuhan ruang usaha di Alam Sutera yang berkembang pesat sejak dibukanya akses tol langsung ke township ini. Kini di dalam kawasan terdapat gedung perkantoran, mal, Binus University, Living World, IKEA, rumah sakit, dan sejumlah proyek apartemen. Dengan akses dan infrastruktur sangat bagus ditambah fasilitas lengkap kini sejumlah perusahaan sudah menempatkan kantor pusatnya di Alam Sutera. Daya tarik lain kawasan ini adalah letaknya paling dekat dengan Jakarta Barat yang banyak dihuni para pebisnis. Para pebisnis itu banyak membeli properti baik untuk digunakan sendiri maupun investasi.

Lilia menyebutkan, besarnya potensi usaha di Alam Sutera dapat dilihat dari area komersial yang seluruhnya hidup. Potensi tersebut akan semakin besar apabila sejumlah apartemen yang saat ini sedang dibangun sudah selesai dan dihuni. Apartemen-apartemen itu seluruhnya untuk kalangan menengah atas yang dikembangkan oleh pengembang nasional dan asing.

Profil Developer

PT Alam Sutera Realty Tbk (“Perusahaan”) didirikan pada tanggal 3 Nopember 1993 dengan nama PT Adhihutama Manunggal oleh Harjanto Tirtohadiguno beserta keluarga yang memfokuskan kegiatan usahanya di bidang properti. Perusahaan mengganti nama menjadi PT Alam Sutera Realty Tbk dengan akta tertanggal 19 September 2007 No. 71 dibuat oleh Misahardi Wilamarta, S.H., notaris di Jakarta. Pada 18 Desember 2007, Perusahaan menjadi perusahaan publik dengan melakukan penawaran umum di Bursa Efek Indonesia.Setelah lebih dari 19 tahun sejak didirikan, Perusahaan telah menjadi pengembang properti terintegrasi yang memfokuskan kegiatan usahanya dalam pembangunan dan pengelolaan perumahan, kawasan komersial, kawasan industri, dan juga pengelolaan pusat perbelanjaan, pusat rekreasi dan perhotelan (pengembangan kawasan terpadu).Pada tahun 1994, Perusahaan mulai mengembangkan proyek pertama di sebuah kawasan terpadu bernama Alam Sutera yang terletak di Serpong, Tangerang. Pengembangan tahap pertama dari Alam Sutera sudah selesai dilakukan, dan saat ini Perusahaan memfokuskan untuk pengembangan tahap kedua yang lebih menitik beratkan kepada pembangunan area komersial. Seiring dengan pengembangan Alam Sutera tahap kedua, pada tahun 2012 Perusahaan juga memasarkan beberapa cluster baru di proyek Suvarna Padi Golf Estate, Pasar Kemis, Tangerang dan melakukan akuisisi atas beberapa aset di lokasi strategis di Bali dan gedung perkantoran di Jakarta.

Unit

Crystal 8 Shophouses


Siteplan